logo

Media Cyber x-posenews.com ( investigasi, entertainment & bisnis )

Sabtu, 10 Desember 2022
x-posenews.com - Investigasi, Intertainment, Aktual & Bisnis

Indonesia Akan Terdampak Oleh Ancaman Resesi global Tahun Depan yang Akan Berdampak Pada Beberapa Sektor

Selasa, 27 September 2022 10:10:35 : 74
By X Pose News

Jakarta // X-posenews.com,- Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad memperkirakan ancaman resesi global tahun depan akan berdampak pada beberapa sektor. Selain itu sektor keuangan,resesi itu juga akan mempengaruhi sektor logistik khususnya impor.
sektor industri yang akan luar biasa tertekan adalah yang bahan bakunya dari luar negeri. Pasalnya, dengan ketergantungan atas produk impor dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah hingga di atas Rp 15.000, cukup berat bagi industri tersebut.Itu yang saya kira cukup berat.
Selain itu, tingginya harga minyak dunia di atas US$ 90 per barel turut berpengaruh ke sektor logistik, seperti transportasi udara—sektor-sektor yang haus BBM—dan transportasi lainnya. Yang paling kena ya pasti sektor pariwisata. Karena biaya transportasi dan logistiknya tinggi, yang terpengaruh ya sektor-sektor yang kemungkinan menggunakan bahan baku impor cukup tinggi begitu,” ujar Tauhid melalui sambungan telepon pada Selasa, 27 September 2022.
Tauhid Ahmad melanjutkan, sektor yang pertama terpuruk adalah sektor keuangan. Yang pertama akan terpuruk adalah di sektor keuangan. Bahkan,perkirakan di sektor keuangan akan terjadi turbulensi. Amerika Serikat yang tingkat nflasinya masih sangat tinggi,
Pasar khawatir dengan The Fed masih bakal agresif mengerek suku bunga. Karena inflasi sudah terjadi selama setelah pandemi, konsekuensinya tentu saja likuiditas akan semakin ketat di Amerika.Sementara, jika suku bunga semakin tinggi, akhirnya pertumbuhan ekonomi akan turun. “Amerika akan mengalami penurunan pertumbuhan ekonomi yang cukup signifikan di tahun depan, tapi saya lupa angkanya,Itu yang saya kira memang terjadi di sana.” katanya

Menurut Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Faisal Rachman juga menjelaskan bahwa sektor usaha yang paling cepat terdampak adalah sektor-sektor yang berorientasi pada ekspor, terutama terkait komoditas. Sektor-sektor yang ekspor oriented terutama terkait komoditas paling cepat terdampak.
Namun,masih sangat kecil kemungkinan Indonesia mengalami resesi. Salah satunya karena mayoritas ekonominya ditopang oleh kegiatan ekonomi domestik seperti konsumsi rumah tangga.,dampaknya yang mungkin terasa adalah penurunan kinerja ekspor karena permintaan global turun, dan harga konomditas juga kemungkinan turun. Jadi Indonesia bisa kembali mengalami defisit neraca dagang, selain itu, seiring harga komoditas yang turun, penerimaan negara terurama dari Programme National de Développement Participatif (PNDP) bisa turun juga.
Indikasi yang bisa dilihat paling cepat adalah turunnya kinerja ekspor, nercara dagang yang brisiko kembali defisit, dan penerimaan negara yang turun, tentang ancaman resesi tahun depan. Selain itu, tekanan akan dirasakan pada nilai tukar rupiah karena investor cenderung akan mengalihkan dananya ke safe haven seperti dolar AS." Ujarnya

Halaman

Komentar

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Iklan

Rekomendasi Berita

Berita Terkait

IKLAN

DAERAH

211001-kpcpen_haribatik-300x250-min

TERPOPULER

HIBURAN